Pentingnya Mengurangi Risiko Secara Seimbang

Turunnya suku bunga Bank Indonesia beberapa pekan lalu, dengan tujuan meringankan be ban para peminjam dan agar ekonomi dapat pulih kembali, rupanya tidak disambut gembira semua orang. Para deposan, khususnya para pensiunan, yang menutup sebagian besar biaya hidup mereka dari hasil bunga depositonya, banyak mengeluh dengan penurunan pendapatan dari depositonya.

Begitu juga perusahaan asuransi dan pengelola dana pensiun, yang sebagian besar dana yang dikelolanya ditanam dalam bentuk deposito di bank. Mereka juga merasakan turunnya hasil pendapatan dari dana investasinya. Akibatnya, para pengelola dana dari individu pensiunan sampai perusahaan besar, seperti asuransi, saat ini gencar mencari investasi alternatif. Masalahnya, bunga tinggi atau penghasilan investasi tinggi selalu disertai tingkat risiko yang juga tinggi.

Kue Pancong Kenari ala Nasi Tumpeng Jakarta

Kue Pancong Kenari ala Nasi Tumpeng Jakarta – Bahan: 100 gr ubi ungu, kukus, haluskan 2 sdm margarin, lelehkan 50 gr kenari, iris 2 btr telur 75 gr gula pasir 1/2 sdt garam 125 gr tepung terigu protein sedang 1 sdm tepung sagu 1/2 sdt baking powder 125 ml santan, dari 1/4 btr kelapa

Cara Membuat 20 buah : 1. Kocok telur, gula pasir, dan garam sampai mengembang. 2. Tambahkan tepung terigu, tepung sagu, dan baking powder sambil diayak dan dikocok perlahan, bergantian dengan santan. 3. Tambahkan ubi ungu. Aduk rata. Masukkan margarin. Aduk rata. 4. Tuang adonan ke dalam cetakan kue pancong yang sudah dipanaskan di atas api kecil dan diolesi margarin. Taburi kenari. 5. Tutup cetakan. Masak sampai matang.

lalampa

Bahan Kulit: 400 gr beras ketan, rendam 2 jam 175 ml santan dari 1/2 btr kelapa 1 sdt garam 3 lbr daun pandan, ikat simpul 10 lbr daun pisang, untuk membungkus Bahan Isi: 250 gr daging ikan tongkol 1/2 sdt air jeruk nipis 1 btg serai, ambil putihnya, memarkan 1 bh tomat, potong-potong 100 ml santan dari 1/4 btr kelapa 1 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1/2 sdt gula pasir 50 gr daun kemangi 1/2 sdm air asam jawa, dari 1 sdt asam jawa dilarutkan bersama1 sdm air 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 1 btr kemiri, sangrai 6 bh cabai merah keriting 2 bh cabai rawit merah 2 bh cabai merah besar 3 btr bawang merah 1 siung bawang putih 1 cm jahe

Cara Membuat: 1. Isi, lumuri ikan dengan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit. 2. Kukus di atas api sedang 20 menit sampai matang. Angkat. Buang durinya dan suwir suwir dagingnya. Sisihkan. 3. Tumis bumbu halus, serai, dan tomat sampai harum. Masukkan suwiran ikan tongkol. Aduk rata. Bubuhi garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. 4. Tuang santan. Masak sampai bumbu meresap. Tambahkan air asam. Aduk rata. Menjelang diangkat, masukkan kemangi. Aduk rata. Sisihkan. 5. Kukus beras ketan 15 menit. Angkat. 6. Rebus santan dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Tuang ke atas beras ketan yang sudah dikukus. Aduk sampai santan meresap. Kukus kembali beras ketan 20 menit sampai matang. 7. Ambil selembar daun pisang. Sendokkan 50 gr ketan kukus. Beri isi. Padatkan. Bentuk panjang. Bungkus dengan daun. Semat kedua ujungnya dengan lidi. 8. Bakar di atas pan bergelombang sampai harum.

Sumber : https://salamacatering.com/