Bukan Hakim Yang Menonjol

Tiba-tiba saja nama Cepi Iskandar menjadi sorotan. Hakim 57 tahun yang bertugas di Pengadilan Negara Jakarta Selatan itu menjadi pengadil tung gal gugatan praperadilan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto. Setya menggugat status ter sangka perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Meski menangani perkara yang menghebohkan, Cepi bekerja seperti biasa.

Hanya seorang polisi yang terlihat mengawalnya dari ruang praperadilan pada Selasa pekan lalu hingga ke ruang kerjanya. Selepas itu, ia terlihat berjalan sendiri. Begitu juga ketika ia pulang-pergi ke rumahnya yang tak jauh dari pengadilan. Untuk urusan praperadilan, Cepi baru dua kali menanganinya. Salah satunya ketika pengusaha Hary Tanoesoedibjo menggugat status tersangka pesan ancaman kepada jaksa Yulianto pada Juli lalu.

artikel sebelumnya : belajar bahasa Jerman Pemula Part 1