Fobia Bag5

Tahun 1526, Sultan Sulaiman I (1520-1566) menaklukkan Hungaria. Suasana terancam menyebabkan Martin Luther sejak 1528 berbicara. Bapak Protestantisme ini menyatakan bangsa Turki ”perampok dan pembunuh”. Merasa bahwa mereka sudah di ambang pintu dunia Kristen, Luther melihatnya sebagai peringatan Tuhan tentang sudah dekatnya hari Kiamat, agar umat Kristen bertobat. Tapi Luther juga melihat bahaya sebaliknya: Islam bisa memikat. Dalam komentarnya atas sebuah risalah tentang agama dan adat-istiadat orang Turki, yang disiarkan pada 1830, Luther melihat kelebihan ”agama orang Turki dan Muhammad” dalam adat-istiadat. Ada kesederhanaan soal ”makanan, busana, tempat tinggal… juga dalam hal puasa, bersembahyang, dan berhimpun”. Seraya menyerang kaum Katolik, Luther mengatakan ia ”sepenuhnya yakin, tak akan ada penganut Paus, rahib, dan padri yang mampu tetap dalam iman mereka andai mereka tinggal tiga hari saja bersama orang Turki”.