Waspadai Congekan Bisa Menimbulkan Komplikasi

Beberapa waktu lalu, Randy (5) mengeluh telinga bagian dalam terasa sakit. Ia pun mengalami demam. Yang membuat mamanya kaget, dari dalam telinga si kecil keluar cairan kuning dan aduuh… baunya…! Jangan-jangan si kecil congekan . Ya, congekan adalah keluarnya cairan dari telinga akibat infeksi pada telinga tengah. Seperti diketahui, telinga manusia terdiri atas 3 bagian yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Antara telinga luar dengan telinga tengah dibatasi oleh gendang telinga. Cairan infeksi ini keluar dari telinga tengah ke liang telinga luar menembus gendang telinga yang telah berlubang karena infeksi. Cairan yang keluar bisa berwarna ku ning atau kehijauan, berbau, serta bisa mengenai satu atau kedua telinga. Biasanya diawali dengan batuk, pilek, dan demam.

Sayangnya, banyak mama tidak menyadari, congekan bisa berdampak serius, sehingga kadang dibiarkan karena dianggap bisa sembuh sendiri.Padahal, tanpa penanganan yang tepat, congekan bisa menimbulkan komplikasi berbahaya dan menurunkan kualitas hidup seseorang. Infeksi saluran napas atas (ISPA) juga sering menyebabkan congekan . Pada anak, makin sering mengalami ISPA, makin besar kemungkinan ia terkena infeksi pada telinga tengah.

Kenali Pencetusnya

Sekali lagi, penyebab congekan adalah adanya infeksi pada telinga tengah (otitis media akut). Kondisi ini bisa lantaran adanya sumbatan pada saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan hidung (tuba eustachius). Sebenarnya, secara fisiologis terdapat mekanisme pencegahan masuknya kuman ke dalam telinga tengah oleh rambut-rambut yang melapisi permukaan saluran (tuba eustachius). Akan tetapi, karena fungsi saluran ini terganggu, maka terjadi masuknya kuman ke dalam telinga tengah.

Infeksi saluran napas atas (ISPA) juga sering menyebabkan congekan. Pada anak, makin sering mengalami ISPA, makin besar kemungkinan ia terkena infeksi pada telinga tengah. Pada bayi, terjadinya congekan dipermudah oleh kondisi saluran (tuba eustachius) yang pendek, lebar, dan letaknya agak horizontal. Bayi dengan posisi tidur telentang pada saat menyusu juga sering menyebabkan congekan karena masuknya air susu ke dalam saluran (tuba eustachius) ke telinga tengah.

Sumber : https://ausbildung.co.id/